10 Kabar Baik Dari Pemerintah Indonesia Tentang Virus Corona atau COVID-19.

Natamagazine.co – Virus Corona atau COVID-19 semakin mewabah di Indonesia, dari korban yang semula terpapar hanya 2 orang, kini berdasarkan data dari https://www.covid19.go.id/ sudah 686 orang positif, 30 orang sembuh dan 55 orang meninggal per 24 Maret 2020. Setiap hari angka pasien Virus Corona atau COVID-19 terus bertambah dan tidak mengenal status dan jabatan bahkan staf medispun turut menjadi korbannya.

Berbagai usaha saat ini dilakukan pemerintah bersama masyarakat dalam melawan pandemi Virus Corona atau COVID-19. Dari mulai gerakan cuci tangan bersih dengan sabun atau alkohol, penyemprotan desinfektan wilayah sampai himbauan “social distancing” agar semua orang berada di rumah, menjauhkan diri dan berdekatan serta dari keramaian orang, hal yang seharusnya diusahakan pemerintah sejak mengetahui Virus Corona sudah memakan korban jiwa di Wuhan, China sebagai pencegahan melindungi masyarakat. Semoga ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah dalam menangani virus yang serius bukan menganggap ringan kekuatiran organisasi kesehatan dunia WHO.

Di tengah kondisi akibat pandemi Virus Corona saat ini, semua masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak panik sebab ada kabar baik dari pemerintah sehubungan dengan perkembangan Virus Corona atau COVID-19 di Indonesia, berikut informasinya:

1. Pemerintah sudah mulai test massal COVID-19 dari wilayah yang paling rawan di Jakarta. Jakata Selatan dipilih karena dianggap area paling rawan penyebaran Virus Corona atau COVID-19 di Jakarta. Presiden Jokowi mengatakan sejak 20 Maret 2020, rapid test atau tes cepat CCOVID-19 sudah dikeluarkan dan mulai digunakan ke masyarakat yang pernah kontak langusng dengan pasien positif Virus Corona di Indonesia.

2. China dan Amerika Serikat berhasil ciptakan vaksin COVID-19 dan siap diproduksi secara massal. Sebagaimana telah diinformasikan di banyak berita perihal para ilmuwan China dan Amerika Serikat sedang bergiat menemukan vaksin Virus Corona atau COVID-19 dan uji coba sudah dilakukan kepada manusia, maka setelah ada hasil seperti yang diharapkan akan vaksin segera diproduksi secara massal untuk menyelamatkan jutaan orang di dunia terbebas dari COVID-19.

3. Wisma Atlet mulai dipersiapkan untuk 2000 pasien COVID-19. Wisma Atlet yang awalnya diperuntukkan untuk para atlet ASIAN GAMES 2018 kini beralih fungsi menjadi rumah sakit penampungan pasien COVID-19. Sebanyak 5 tower digunakan yang dapat menampung 22.200 pasien dan untuk para tim medis, gugus tugas serta alat-alat yang dipersiapkan selama penanganan pasien COVID-19. Kementerian BUMN dengan anggaran negara memperbaiki wisma atlet yang berada di Kemayoran, Jakarta Pusat.

4. Sekitar 2 juta masker sedang disiapkan dalam waktu 2 minggu ke depan oleh pemerintah.  Masker-masker tersebut diproduksi mulai Maret 2020 oleh pemerintah melalui PT Rajawali Nusantara Indonesia (persero) atau RNI dan melibatkan produsen lokal lainnya dengan pengawasan Kementerian BUMN yang mengupayakan impor bahan baku secara government to government (G2G) dengan sejumlah negara seperti China, India, Jepang, dan Perancis serta mempertimbangkan opsi memproduksi masker dari kain yang bisa dicuci.

5. Rapid test kit COVID-19 sebanyak 500 ribu unit yang sudah diorder dari China sudah masuk ke Indonesia secara bertahap dan didistribusikan ke jaringan rumah sakit BUMN. Rapid test kit diimpor langsung dari China dan juga akan dipasarkan dengan harga terjangkau. Rapid test kit diproduksi pabrik di China memiliki kapasitas 150 ribu unit per hari dan didatangkan dari China dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI

6. Pemerintah segera akan merencanakan gelar drive-thru tes COVID-19 di beberapa titik dengan test kit (alat uji) seperti di Korea Selatan secara massif untuk mendeteksi penyebaran Virus Corona atau COVID-19 di sejumlah daerah di Indonesia. Upaya ini untuk lebih mudah menjangkau tes sehingga yang terpapar segera akan ditangani untuk memperoleh bantuan penyembuhan. Korea memiliki kemampuan menguji 140 ribu sampel setiap pekan. BBC menuliskan Korea Selatan adalah panutan dalam hal tes Corona.

7. Hotel Patra Jasa Jakarta yang dibangun pada tahun 1988 dengan kelas bintang tiga disulap menjadi rumah sakit khusus pasien Corona dengan 155 tempat tidur. Ini merupakan perintah langsung Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir melalui holding rumah sakit BUMN Indonesia Healthcare Corporation (IHC). Rumah sakit ini nantinya akan digunakan untuk penanganan Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 atau Virus Corona dan akan dilengkapi ruangan isolasi yang dimiliki Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ).

8. Jack Ma melalui Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation dalam keterangannya akan menyumbangkan 2 juta masker, 150 ribu test kid COVID-19, 20 ribu baju pelindung dan 20 ribu pelindung wajah yang dibutuhkan untuk melawan penyebaran Virus Corona atau COVID-19 ke-10 negara di Asia, 4 negara berada di Asia Tenggara, dan salah satunya Indonesia selain Malaysia, Thailand dan Filipina. Pengiriman donasi memanfaatkan kemampuan dan jaringan Elektronic World Trade Platform (eWTP).

9. Presiden Jokowi mengatakan pemerintah serius dalam penanganan Virus Corona atau COVID-19 dengan telah memesan 2 juta Avigan untuk obat flu dan 3 juta Klorokuin (Chloroquine) untuk obat malaria sebagai penyembuhan bukan pencegahan terhadap Virus Corona dan COVID-19. Sebanyak 500 ribu Avigan telah tiba dan diklaim efektif dan ampuh menyembuhkan penyakit akibat Virus Corona atau COVID-19 sebagaimana digunakan di China dan di Jepang.

10. Pemerintah telah membangun rumah sakit untuk isolasi pasien Corona atau COVID-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau dan segera rampung bulan ini dan Presiden Jokowi memastikan pembangunan dan renovasi fasilitas rumah sakitnya yang nantinya khusus untuk observasi dan isolasi pasien penyakit COVID-19. Rumah sakit ini dulu digunakan untuk menampung pengungsi asal Vietnam.

Kabar baik lainnya sepertinya juga telah datang di tengah meningkatnya kasus Virus Corona di berbagai negara, termasuk Indonesia dan Italia. Sebab menurut angka terbaru yang berasal dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan, terdapat lebih dari 100.000 orang telah pulih dari COVID-19.Kabar baik juga datang dari Italia. Meskipun merupakan negara dengan kasus terkonfirmasi paling banyak di dunia, namun sudah mulai terlihat adanya pasien COVID-19 yang mulai pulih.

Selain itu, peningkatan cukup melonjak justru dinyatakan berasal dari luar China sendiri sebagai negara dengan kasus terdeteksi pertama kali di Wuhan, China. Terdapat 260.000 kasus telah dilaporkan dari hampir 166 negara, sementara China memiliki 81.400 kasus sebagaimana dikutip dari laman News Week. China sendiri memiliki lebih dari 70.000 pasien pulih, yang di antaranya 59.000 berasal dari Hubei sementara sisanya dari Provinsi Guangdong di China Tenggara, Provinsi Timur Henan, Zhejiang, serta Hunan di China Tengah. Berdasarkan data tersebut, China mengklaim bahwa wabah Virus Corona dapat ditangani oleh para ahli kesehatan.

Kasus pasien yang telah pulih juga datang dari Korea Selatan. Meski jumlah infeksi yang cukup besar, yaitu hampir sepertiga dari populasi, dikabarkan banyak pasien positif COVID-19 di Korea Selatan yang memiliki jumlah kasus terbesar di Asia dengan hampir 8.900 orang terkonfirmasi juga tampaknya telah berhasil memperlambat penyebaran Virus Corona dan kembali sehat seperti semula. Hingga saat ini, lebih dari 3.100 orang di Korea Selatan telah pulih dari COVID-19. (Nm).

 


Redaksi Natamagazine.co For review your business, invitation and advertising, please do not hesitate to contact: +628126466637.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Gunung Purba di Indonesia ada di Sumatera Utara, Jelajahi Pulau Samosir di Tengah Danau Terluas di Asia Tenggara

Natamagazine.co – Liburan ke Danau Toba wajib mengunjungi Pulau Vulkanik Samosir. Pulau luas dan satu-satunya ...

Translate »