Tips Pencegahan COVID-19 Dengan Mencuci Bersih Semua Bahan Makanan.

Natamagazine.co – Mencegah agar wabah Virus Corona atau COVID-19 tidak terus meluas, dihimbau kepada setiap orang untuk tinggal di rumah dan bekerja dari rumah kecuali untuk kegiatan penting seperti mencari perawatan medis, urusan pergi ke bank atau pergi ke ATM atau berbelanja bahan makanan. Cara mengurangi risiko terpapar adalah dengan menjaga stamina tubuh agar tetap fit dengan makan makanan bergizi, istirahat yang cukup, tidur dan olah raga ringan teratur, konsumsi vitamin, berpikiran positif dan bersemangat beribadah. Hal lainnya yang harus menjadi kebiasaan adalah menjaga jarak sosial, mencuci tangan dengan bersih, memakai masker untuk perlindungan dan tidak menyentuh wajah termasuk mata, mulut dan hidung.

Dalam situasi saat ini, dengan semakin bertambah jumlah orang dengan COVID-19 positif, berbelanja bahan makanan menjadi yang paling beresiko meningkatkan penularannya. Sebab saat berbelanja, pasti dekat dengan orang lain dan pasti banyak dari produk telah disentuh orang lain yang mungkin habis bersin atau batuk, dan dengan cara ini COVID-19 dapat menulari. Namun, bila berhati-hati dan memahami, tubuh dapat terhindar dari penyebaran COVID-19 dari orang lain walau telah menyentuh permukaan bahan makanan yang telah tertular. Besar risiko tertular COVID-19 dari bahan makanan karena berpotensi.

Charlotte Baker, DrPH, MPH, asisten profesor epidemiologi di Virginia-Maryland College of Veterinary Medicine di Blacksburg, Virginia, mengatakan risiko terbesar di supermarket adalah melakukan kontak dekat dengan orang lain yang sakit, itu mengapa penting untuk tetap mengambil jarak setidaknya 1,8 meter dari orang lain setiap saat. Jangan takut untuk meminta orang lain mundur jika mereka terlalu dekat denganmu, atau tunggu beberapa saat untuk mengambil sesuatu jika orang lain sudah memilih item yang kamu inginkan.

Sumber dari WHO mengatakan bahwa selain menutup kontak orang-ke-orang, tapi kita bisa tertular karena kita menyentuh permukaan yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut dan beberapa permukaan tubuh mungkin menimbulkan risiko penularan lebih besar daripada yang lain. Dan sebuah studi baru-baru ini di New England Journal of Medicine menemukan bahwa virus COVID-19 terdeteksi pada plastik dan stainless steel hingga 72 jam, dan pada kardus hingga 24 jam.

Setiap berada di supermarket, kita harus menganggap semua permukaan di mana saja telah disentuh oleh seseorang yang sakit. Ini termasuk makanan yang diproduksi dan dikemas. Sentuh hanya barang-barang yang ingin dibeli, bersihkan keranjang atau pegangan keranjang dengan tisu desinfektan, dan cuci tangan atau gunakan pembersih tangan ketika selesai berbelanja. Saat ini banyak orang mengurangi potensi paparan mereka dengan menggunakan pick-up curbside atau pengiriman di rumah. Produsen makanan lokal menawarkan layanan ini. Hal ini mengurangi jumlah waktu berada di dekat orang lain dan mengurangi jumlah barang yang tersentuh. Juga membersihkan semua belanjaan setelah tiba di rumah. Dengan cara apa pun mendapatkan bahan makanan, kita harus kembali membersihkannya dengan hati-hati ketika sampai di rumah. Ini akan mengurangi kemungkinan penyebaran virus ke orang lain atau permukaan di rumah.

Elizabeth L. Andress, PhD, seorang profesor makanan dan nutrisi di University of Georgia, mengatakan setidaknya kita harus mencuci tangan setelah membongkar dan menyimpan bahan makanan. Jika khawatir tentang kemungkinan kontaminasi pada bahan makanan, kamu dapat mengambil langkah-langkah tambahan untuk melindungi diri. Beberapa orang mungkin memilih untuk menghapus atau mencuci kaleng dan kotak makanan sebelum menyimpannya untuk mengurangi kemungkinan adanya virus, kamu juga bisa membuang kemasan sekali pakai yang melindungi produk, bila ada. Setelah selesai, ia menyarankan agar kamu mencuci meja atau permukaan lain yang disentuh oleh bahan makanan atau tas belanjaan dan menutup ritual dengan cuci tangan lagi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menawarkan saran untuk membersihkan dan mendesinfeksi rumah karena hal yang penting selama pandemi melawan COVID-19. Jika memakai tas kain, cuci dengan sabun cuci di mesin cuci dan keringkan sepenuhnya sebelum dipakai kembali.

Jika kamu atau seseorang di rumah memiliki risiko lebih tinggi atau memiliki penyakit bawaan, maka ada cara yang bisa ditempuh untuk mengurangi risiko penularan. Salah satu pilihan adalah meninggalkan barang belanjaan di garasi atau teras selama setidaknya 72 jam untuk memungkinkan virus menjadi tidak aktif. Namun jika tidak mungkin, disarankan untuk melakukan teknik steril. Caranya adalah menyiapkan lokasi khusus untuk membersihkan dan menghindari kontaminasi makanan atau pembungkusnya di rumah. Bersihkan semua kemasan dengan disinfektan sebelum menyimpan bahan makanan. Kamu juga dapat membuang kemasan dan memindahkan makanan ke kantong atau wadah bersih. Untuk buah-buahan dan sayuran, disarankan untuk menggosoknya setidaknya selama 20 detik dengan sabun dan air mengalir meski mencuci dengan sabun tidak direkomendasikan karena risiko tertelan kecuali membilas dengan air bersih sebelum disimpan. Mengambil tindakan pencegahan dengan bahan makanan dapat membantu kita menurunkan peluang terkena virus. (Nm).


Redaksi Natamagazine.co For review your business, invitation and advertising, please do not hesitate to contact: +628126466637.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

AMAZING11.11NG DAY! Hanya 7 hari di Garuda Indonesia

Natamagazine.co – Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan berbagai penawaran terbaik selama bulan November dari Garuda ...

Translate »