Akademi Pariwisata ULCLA Tarutung Gelar Webinar Nasional untuk Membangkitkan Kawasan Danau Toba di Era New Normal

Natamagazine.co – Memperkenalkan Akademi Pariwisata Ulam Clara atau disingkat ULCLA yang didirikan pada tahun 2018 dan menjadi satu-satunya akademi pariwisata di Kawasan Danau Toba tepatnya di Tarutung, Tapanuli Utara untuk mempersiapkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0 di Sumatera Utara yang bertaraf international.

Mungkin belum banyak yang mengetahui akademi pariwisata ini di Sumatera Utara tapi sepak terjang nya melalui visi dan misinya dengan Sahala Panggabean, MBA sebagai pemilik sekaligus ketua pembina Yayasan Sahala Panggabean Nasari untuk pariwisata kawasan Danau Toba, tidak diragukan lagi yang pada tahun ajaran baru ini memberikan gratis kuliah selama 1 semester dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dan pemberian bea siswa bagi mahasiswa/i berprestasi. Upaya agar tidak ada mahasiswa/i yang berhenti dengan alasan pandemi.

Akademi pariwisata ini memiliki program Studi D3 Perhotelan yang mempersiapkan sumber daya manusia handal di bidang pariwisata oleh dosen-dosen dan tenaga profesional berpengalaman dan berkompetensi. Para lulusan dipersiapkan tidak hanya sebagai karyawan tetapi mampu menjadi entrepreneur dan pelaku usaha bisnis di pariwisata untuk pengembangan kawasan Danau Toba yang merupakan 10 destinasi Bali baru.

Akademi Pariwisata ULCLA di Tarutung berdiri berdasarkan izin Menristek dikti Republik Indonesia No. 898/KPT/I/2019 pada tanggal 30 September 2019. Pada Sabtu, 22 Agustus melaksanakan webinar nasional untuk kedua kalinya dengan tema “Membangkitkan Pariwisata di Kawasan Danau Toba di Era New Normal” dengan menghadirkan banyak nara sumber dan diikuti ratusan peserta dari seluruh Indonesia yang terdiri dari akademisi, pakar pariwisata, stake holder, pelaku industri pariwisata dan mahasiswa yang sangat antusias dan perhatian terhadap Kawasan Danau Toba.

Para nara sumber adalah para para putera/i daerah yang tidak lupa “Bona Pasogit” atau Kampung Halaman dalam bahasa Batak, diantaranya Jonny Sinaga, Duta Besar Indonesia untuk Argentina 2014-2017, Artauli Tobing, Duta Besar Indonesia untuk Vietnam 2003-2008, Foster Gultom, Duta Besar Indonesia untuk Kazakhstan 2012-2017, Craig Hansen, Direktur Pengembangan dan Penelitian Universitas Auckland, Selandia Baru dan Sahala Panggabean, MBA sendiri.

Menghadirkan para panelis JR. Martin Siagian, CEO, Ecotels Horecaindo Development, Ketua Masata DPD Sumatera Utara, Berman Sitorus, Ketua Perkumpulan Komunitas Ekonomi Rakyat Danau Toba, Tetty Situmorang, Ketua Yayasan Sapari, Ricardias Domini, Ketua Pengawas Yayasan Sapari, HIPMI DPD Jakarta Raya dengan Frans Panggabean, Pembina Yayasan Sapari dan Miduk Purba, Direktur Akademi ULCLA sebagai moderator.

Webinar nasional berjalan lancar dan berlangsung kurang lebih selama 4 jam dengan sesi pemaparan masing-masing nara sumber dan sesi tanya jawab serta diisi dengan hiburan oleh mahasiswa/i Akademi Pariwisata ULCLA dan menghasilkan gagasan-gagasan luar biasa diantaranya menciptakan narasi-narasi positif lewat sosial media dan kemajuan teknologi semua hal tentang Danau Toba baik sejarah, adat istiadat, kuliner dan nilai budayanya serta Danau Toba menjadi destinasi bagi acara dan pertemuan internasional yang tentu saja harus didukung kesiapan semua unsur baik penikmat dan pelaku usaha yang berwawasan pariwisata yang sehat dengan terus mengikuti protokoler selama pandemi COVID-19 atau berakhir jika masih dikuatirkan, serta menciptakan forum komunikasi terpadu.

Membangkitkan pariwisata di kawasan Danau Toba di era New Normal tidak hanya bicara soal peningkatan mutu dan kualitas sumber daya manusia saja melainkan banyak aspek dan tetap saja melibatkan pemerintah daerah dan pusat sebagai penentu kebijakan dan penerapan strategi bila potensi dan keunggulan Kawasan Danau Toba sebagai warisan dunia oleh UNESCO lebih ingin dikenal dunia internasional sebab potensi nya memang tidak kalah dengan kawasan wisata dunia lainnya untuk menghasilkan devisa negara dan peningkatan perekomonian hidup masyarakat di delapan kabupaten yang mengelilinginya. Hanya saja masih kurang gencar disentuh dan dipromosikan secara massif.

Webinar nasional oleh Akademi Pariwisata ULCLA akan terus diadakan di waktu mendatang dengan tema dan nara sumber yang berbeda, jadi bila memiliki antusias yang sama soal pengembangan kawasan Danau Toba terus simak dan ikuti perkembangannya dan silahkan bergabung di webinar berikutnya. Dan bila berminat mendaftar ke Akademi Pariwisata ULCLA, silahkan menghubungi WA/Hp 082157001140 (Ibu Netty) untuk informasi lebih lanjut. (Nm).


Redaksi Natamagazine.co For review your business, invitation and advertising, please do not hesitate to contact: +628126466637.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Jazz Di Teras, Plataran Ubud Bali, Bersama Fendy Rizk, Benny Irawan, Warman Sanjaya dan Sofyan Kawan Kami

Natamagazine.co – Ubud, Bali dengan segala daya tariknya yang mendunia. Pesona Ubud yang hampir tak ...

Translate »