Sebanyak 105 Unit “Teman Bus” Trans Metro Dewata Resmi Dioperasikan di Bali dan Gratis Sampai Desember 2020, Trans Sarbagita Tinggal Cerita?

Natamagazine.co – Gratis Sampai Desember, angkutan massal Trans Metro Dewata “Teman Bus” resmi dioperasikan menggantikan Sarbagita yang tinggal cerita. Angkutan bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemnhub) RI ini akan diintegrasikan dengan trayek Bus Sarbagita, trayek bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), serta trayek angkutan kota seperti Denpasar dan Gianyar dan sementara ini khusus melayani 4 rute untuk kawasan Denpasar, Badung, Tabanan dan Gianyar.

Peresmian dilakukan oleh Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiadi bersama Gubernur Bali, I Wayan Koster, Walikota Denpasar yang diwakili Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara di areal parkir Pasar Badung, Kota Denpasar pada Senin (7/9/2020).

Keberadaan angkutan massal Tans Metro Dewata ini diharapkan menjadi upaya mengatasi kemacetan di Bali khususnya di area Denpasar dan sebagai alternatif baru transportasi untuk siapa saja yang berada di Bali yang membutuhkan pelayanan bus dalam melakukan perjalanan yang paling diminati.

Selain efisien karena bertarif murah hasil subsidi pemerintah, bus ini juga nyaman dan aman dengan berbagai fitur menarik berbasis teknologi dengan jargon “Teman Bus” singkatan dari Transportasi Ekonomi Aman dan Nyaman. Dengan aplikasi yang wajib didownload, pelanggan dapat mengetahui keberadaan bus, melakukan pemesanan dan transaksi non tunai.

I Wayan Koster berharapan, keberadaan Trans Metro Dewata sebagai transportasi umum untuk menyadarkan dan merubah kebiasaan masyarakat Bali yang sudah sangat tergantung dengan kendaraan pribadi motor dan mobil agar beralih, sehingga polusi udara karena asap kendaraan di Bali berkurang, dan menjadikan Trans Metro Dewata sebagai kebutuhan dalam kepentingan dan kegiatan sehari-hari.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Budi Setiyadi menyampaikan launching angkutan publik ini sebagai upaya program penunjang mobilitas masyarakat, khususnya di Bali. Budi Setyadi mengungkapkan bahwa untuk Teman Bus, bila dibandingkan dengan Kota Medan, Palembang, Solo dan Yogyakarta, Provinsi Bali lah yang terbanyak, ada 105 unit jumlahnya yang dioperasikan, dan pemerintah memberikan subsidi 100 persen biaya operasional.

Trans Metro Dewata akan beroperasi di empat koridor dalam Kawasan Aglomerasi Sarbagita yaitu Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan.
Trans Metro Dewata dioperasikan pada 4 trayek di antaranya:

Terminal Pesiapan Tabanan menuju Central Parkir Kuta,
Bandara Ngurah – Rai GOR Ngurah Rai Denpasar,
Pantai Matahari Terbit – Dalung Permai,
Ubud sampai Terminal Ubung

Apakah keberadaan Bus Trans Metro Dewata akan menggeser keberadaan Trans Sarbagita yang telah beroperasi sejak tahun 2011 dan tinggal cerita? Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali menginformasikan bahwa Sarbagita yang selama pandemi COVID-19 berhenti beroperasi, pada akhir September 2020 mulai akan beroperasi lagi.

Teman Bus yang diluncurkan di Kota Denpasar merupakan perjanjian kerjasama antara Kemenhub dengan beberapa pemerintah kota di Indonesia termasuk salah satunya Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Provinsi Bali. Dengan adanya transportasi publik ini diharapkan bisa menghidupkan angkutan umum dan perekonomian di Kota Denpasar dan kota-kota lainnya. (Nm)


Redaksi Natamagazine.co For review your business, invitation and advertising, please do not hesitate to contact: +628126466637.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bangsa Indonesia Bangga karena Pemandian Alam Air Soda di Dunia Selain di Venezuela ada di Tarutung, Sumatera Utara

Natamagazine.co – Indonesia harus bangga akan keajaiban alam ini karena berada di bumi pertiwi. Masyarakat ...

Translate »