Seminar Busana Tradisional dan Dastar Alam Melayu di Desa Rantau Panjang, Deli Serdang Bumi Melayu

Natamagazine.co – Bertempat di Gedung Yayasan Pendidikan Sinar Serdang, Kecamatan Pantai Labu dengan protokoler kesehatan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga Budaya dan Pariwisata (Kadispora Budpar) Pemkab Deli Serdang, Khoirum Rijal membuka resmi Seminar Busana Tradisional Melayu dan Destar Alam Melayu, pada Jumat (25/12/2020).

“Seminar ini merupakan cerminan dari visi dan misi Bupati Deli Serdang dalam membangun Kabupaten Deli Serdang yang maju dan berdaya saing, religius dan bersatu dalam kebhinekaan, bukti masih cinta budaya negeri yang harus selalu dijunjung tinggi”, ujar Khoirum dalam kata sambutannya.

Seminar Kebudayaan Melayu tentang adat dan aturan berbusana Melayu ini digagas Sanggar Tari Hang Tuah Pantai Labu dihadiri Kepala Desa (Kades) Rantau Panjang, Muhammad Yusni, Tengku Mira Sinar selaku pengiat seni dari Deli Serdang dan Serdang Bedagai, serta Tokoh Budaya Melayu, Rusdi juga menampilkan narasumber dari Perkumpulan Ahli Seni Tradisional Melayu (Perkasa Alam) yang dipimpin Abu Abdillah Fahmi dari Kepulauan Riau yang pada kesempatan seminar memaparkan tentang asal usul dan sejarah Kesultanan Serdang serta cara menggunakan Tanjak, Tengkulok, Semetar dan Getam.

Ketua Panitia, Syafrijal yang juga pengasuh Sanggar Hang Tuah mengatakan, seminar dilakukan tak lepas rasa cinta budaya Melayu dan upaya melestarikan budaya dan seni Melayu yang masih banyak perlu diketahui masyarakat dan bagaimana tata cara berbusana Melayu yang benar dan cara memakai Destar Alam (hiasan kepala), dan Tanjak (topi) Melayu.

“Kami memanggil pakarnya untuk belajar budaya melayu khususnya tentang busana tradisional Melayu dan destar alam melayu,” kata Syahrizal.

Sultan Serdang, Tuanku Achmad Talaa Syariful Alamsyah melalui Kepala Sekretariat Kesultanan Serdang Tengku Mira Sinar, sangat menyambut baik seminar tersebut untuk mempopulerkan kembali Busana Melayu yang benar ke tengah-tengah masyarakat.

“Terlebih lagi saat ini, banyak bentuk pakaian Melayu yang tidak lagi sesuai dengan bentuk asalnya sehingga dibutuhkan sosialisasi busana tradisional Melayu yang sebenarnya baik untuk laki-laki maupun perempuan, agar generasi muda lebih mencintai lagi Busana Melayu, karena itu pula Kesultanan Serdang menyerahkan sejumlah busana tradisisonal Melayu yang benar untuk laki-laki (teluk belanga) kepada pengurus Masjid Raya Sultan Basyaruddin, Desa Rantau Panjang, sekaligus untuk disosialisasikan kepada masyarakat khususnya di kawasan pesisir Kecamatan Pantai Labu,” jelas Tengku Mira Rozanna, Puteri Sultan Serdang VIII, Tengku Luckman Sinar yang juga memiliki Sanggar Tari Sinar Budaya Group dan juga Taman Bacaan Masyarakat Tengku Luckman Sinar, yang menyimpan banyak arsip dan buku tentang Melayu di Jalan Abdullah Lubis.

Seminar diikuti sejumlah seniman Melayu dari berbagai kabupaten/kota seperti, Kota Medan, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi dan Langkat termasuk Deli Serdang sendiri.

Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang adalah desa dimana dulu adalah pusat pemerintahan Kesultanan Serdang dan peradaban ekonomi Melayu pada masa silam, situs yang masih kokoh berdiri sebagai bukti sejarah dengan keberadaan Masjid Raya Sultan Basyaruddin yang selalu ramai dikunjungi wisatawan khususnya Wisatawan Nusantara (Wisnu).

“Seminar diharapkan menjadi bagian dari tujuan agar Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menjadikan pakaian Melayu bisa serentak dipakai pada hari tertentu seperti hari Jumat, lewat kebijakan atau peraturan Bupati Deli Serdang atau sejenisnya sehingga kultur budaya negeri melayu senantiasa terus terjaga dan terpelihara”, tambah Rusdi, sekretaris pelaksana acara.

Selain didukung Kesultanan Serdang, kegiatan itu turut didukung Yayasan Pendidikan Sinar Serdang, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olaraga Khairum Rizal, Pemerintahan Desa Rantau Panjang juga Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI). (Nm)


Redaksi Natamagazine.co For review your business, invitation and advertising, please do not hesitate to contact: +628126466637.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Suka Cita Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah Menyambut Baik Kehadiran Perkumpulan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PPHRI) di Indonesia

Natamagazine.co – Hal ini disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah di Four Point Medan ...

Translate »