No Bra Day, Sehari Tanpa BH Dukungan Terhadap Penyintas Kanker Payudara di Dunia

Natamagazine.co – Bahkan tak semua wanita pengguna BH tahu Hari Tanpa BH. Bukan bermaksud vulgar atau porno dan semacamnya, tapi diberitahukan bahwa Hari Tanpa Bra atau No Bra Day diperingati setiap tanggal 13 Oktober, tepatnya hari ini. Momen ini dirayakan untuk mengingat serta menghormati pengidap dan penyintas kanker payudara.

Tidak diketahui pasti sejarahnya, namun yang jelas sudah mulai ngetren di Amerika Serikat sejak 2011. Oleh beberapa kalangan, perayaan ini juga dijadikan sebagai momen untuk menyebarkan kesadaran tentang bahaya penyakit kanker payudara dan bagaimana langkah pencegahan yang tepat.

Bra Day beberapa tahun belakangan ini dikenali sebagai hari untuk membantu meningkatkan kewaspadaan terhadap kanker payudara yang diperingati selama sebulan penuh di bulan Oktober. Selain dari pita merah mudah dan “memerahmudakan” segala sesuatu di bulan Oktober, kegiatan No Bra Day ini makin populer digaung-gaungkan di dunia maya melalui sosial media.

Dikutip dari The Sun, pada Selasa (12/10/2021), sejak 2011 Hari Tanpa Bra dirayakan setiap tanggal 9 Juli. Lalu diubah menjadi tanggal 13 Oktober bertepatan dengan Bulan Kesadaran Kanker Payudara yang jatuh tiap bulan Oktober. Penyintas kanker payudara juga ikut merayakan momen tersebut dengan memposting foto mastektomi atau operasi pengangkatan payudara yang terkena kanker.

Ahli bedah plastik di Kanada, dr Mitchell Brown, adalah orang yang pertama kali memulai perayaan tersebut dengan sebutan ‘BRA Day’. dr Brown menciptakan Hari Kesadaran Rekonstruksi Payudara (BRA) di Women’s College Hospital dan Toronto General Hospital.

Tujuannya untuk mendorong penyintas kanker payudara agar mempertimbangkan melakukan operasi rekonstruktif, meningkatkan kesadaran perempuan terkait skrining kanker payudara, mengingatkan gejala yang muncul, dan mendorong perempuan untuk rutin melakukan pemeriksaan.

Bagaimana merayakannya? Setiap 13 Oktober, tagar #NoBraDay akan muncul di beberapa media sosial. Perempuan akana membagikan foto mereka tanpa bra atau bh. Di tahun 2017, lebih dari 82 ribu perempuan memposting gambar tersebut di Twitter dan Instagram.

Namun perayaan ini tak lepas dari kontroversi. Dalam banyak unggahan di media sosial, nuansa “pamer sensualitas” justru lebih menonjol dibandingkan konten edukasi. Dengan alasan itu pula, banyak yang mempertanyakan kaitan No Bra Day dengan Bulan Kanker Payudara.

Tapi bukankah penyebab kanker payudara bukan akibat pemakaian BH ya yang merupakan singkatan dari Buste Hounder, Bahasa Belanda yang memiliki arti penyangga payudara. Waspadai kanker nya bukan Bra atau BH nya. (Nm).


Redaksi Natamagazine.co For review your business, invitation and advertising, please do not hesitate to contact: +628126466637.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Audiensi AHLI DPD Sumut ke Kantor Nasdem Diterima Langsung Ketua DPW Nasdem Sumut Iskandar, ST

Natamagazine.co – Audiensi Association of Hospitality Leader Indonesia (AHLI) DPD Sumut yang mungkin terlihat tidak ...

Translate »