Identitas Baru Kota Kota Medan dari Kota Adipura Menjadi Kota Banjir

Natamagazine.co – Akhirnya karena tak ada solusi dari pemerintah daerah terkait penanganan banjir yang rutin terjadi disaat volume hujan tinggi di wilayah Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia masing-masing warga yang mampu secara keuangan membangun benteng-benteng perlindungan yang justru malah mendatangkan masalah baru.

Namun benteng-benteng tersebut tetap tak mampu mencegah banjir setinggi betis bahkan sepaha. Wilayah Kelurahan Helvetia Timur berada dekat dengan Sungai Sikambing atau lebih tepat dikatakan parit busuk yang mengalami pendangkalan. Sehingga ketika hujan dengan frekuensi tinggi datang seperti pada Senin (18/10/2021), ditambah luapan air dari sungai datang, maka riang gembira banjir menggenangi dan memasuki rumah-rumah warga tak dapat dihindarkan.

Ini sudah sering terjadi, dan sampai berita ini dimuat, laporan dan keluhan warga yang telah disampaikan belum juga memperoleh tanggapan serius oleh pemerintah Kota Medan. Bobby Nasution dan wakilnya Aulia Rachman yang dalam kampanye pemilihan berjanji akan mengatasi persoalan-persoalan banjir dan jalan rusak di Kota Medan hingga saat ini masih belum mewujudkan janji politik dan kampanye nya tersebut.

Kilas balik tentang janji kampanye Bobby Nasution dan Aulia Rachman saat meraih hati warga Kota Medan. Dalam pilkada walikota Medan, Bobby Nasution yang bermodalkan nama besar seorang mantu Presiden Joko Widodo bersama Aulia dengan nomor urut 2, bersaing ketat dengan Akhyar Nasution yang berpasangan dengan kader PKS Salman Alfarisi dengan nomor urut 1.

Selama kampanye, Bobby-Aulia membeberkan sejumlah janji politik kepada masyarakat jika kelak menang Pilkada Medan. Bobby yang diusung PDIP, Gerindra, Golkar, NasDem, PPP, PAN, Hanura, dan PSI serta didukung Perindo dan Partai Gelora itu berjanji akan membuat Kota Medan lebih baik lagi dibandingkan kepemimpinan sebelumnya.

Dalam kampanyenya, menantu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu menyoroti masalah masalah banjir dan jalan berlubang yang tak pernah usai di Kota Medan. Dalam satu kesempatan suami dari Kahiyang Ayu ini pun berjanji bakal menyelesaikan masalah banjir di Kota Medan dalam waktu dua tahun.

Menurut Bobby, dengan anggaran Pemkot Medan senilai Rp6 triliun per tahun, sebenarnya mampu menyelesaikan masalah di Kota Medan. Jika anggaran tersebut tidak dikorupsi, dan menilai persoalan banjir di ibu kota Sumatera Utara bisa selesai dalam dua tahun. Dan ini bisa dicheck kembali melalui rekam jejak digital berbagai media.

Bobby pun menjanjikan bakal berkantor di kawasan Medan Utara bila terpilih menjadi wali kota. Bobby menyatakan langkah itu dijanjikannya demi mempercepat penanganan masalah di kawasan Medan Utara. Menurut Bobby selama ini kawasan Medan Utara seolah tak tersentuh pembangunan karena selain kumuh, juga langganan banjir rob.

Selanjutnya, janji lainnya, Bobby-Aulia ingin menjadikan Kota Medan sebagai pusat kuliner di Asia Tenggara dan kota perdagangan berstandar internasional. Janji politik ini menjadi salah satu bagian dari program prioritas ‘Medan Beridentitas’ yang dipaparkan dalam dokumen visi-misi Bobby-Aulia Rachman.

Dalam kampanyenya, Bobby berjanji akan menjadikan Medan sebagai Paris van Soematra. Caranya dengan memaksimalkan bangunan tua yang memiliki nilai artistik tinggi dan memiliki daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Dulu Kota Medan sempat didaulat sebagai Paris van Sumatera karena memiliki banyak bangunan tua yang memiliki nilai artistik dan sejarah yang sangat bagus, termasuk Istana Maimoon dan Masjid Raya Al-Mashun. Dengan berkolaborasi, kita kembalikan kejayaan Kota Medan sebagai Paris van Sumatera, dan Istana Maimoon akan menjadi simbol kebangkitannya,” ujar Bobby, 12 September 2020, dikutip dari laman cnnindonesia.com

Kemudian, Bobby-Aulia berjanji akan memasang 20.000 kamera pengawas (CCTV) demi memberi jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat di Kota Medan.
Selain itu, mereka menjanjikan pula layanan internet nirkabel atau WIFI gratis di setiap taman kota.

Lewat Program Medan Maju, Bobby-Aulia pun berjanji memberi sejumlah bantuan untuk meringankan hidup kaum pekerja atau buruh, mulai dari bus jemputan hingga rumah susun (rusun) yang murah dan layak huni. Pada kesempatan lain, Bobby-Aulia menyatakan bertekad menjadikan Kota Medan bersih dari korupsi. Sebab birokrasi yang bersih, profesional, dan akuntabel berlandaskan semangat melayani, salah satu dasar menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Hampir dua tahun sejak dilantik sebagai Walikota Medan namun janji-janji politik tersebut masih jauh dari harapan. Bobby Nasution lupa, ada janda lansia usia 73 tahun bernama Nenek Juriah yang mengalami penyakit Demensia tinggal di wilayah Kelurahan Helvetia Timur yang sellau menghadapi situasi akibat banjir ini. (Nm).


Redaksi Natamagazine.co For review your business, invitation and advertising, please do not hesitate to contact: +628126466637.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Audiensi AHLI DPD Sumut ke Kantor Nasdem Diterima Langsung Ketua DPW Nasdem Sumut Iskandar, ST

Natamagazine.co – Audiensi Association of Hospitality Leader Indonesia (AHLI) DPD Sumut yang mungkin terlihat tidak ...

Translate »