Merayakan Milad Ke-43 Tahun, Lembaga Studi Tari Patria Mengadakan Pagelaran Budaya di Tapian Daya PRSU

Natamagazine.co – Acara Milad ke-43 diadakan di Panggung Keong, UPT Taman Budaya atau lebih dikenal dengan nama Tapian Daya, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) yang beralamat di Jalan Gatot Subroto Medan pada Jum’at (18/03/2022). Pukul 20.00 WIB acara dimulai dengan menampilkan aksi sejumlah penari dari yang sangat belia hingga yang sudah makan asam garam. Semua menari dengan sangat gemulai dalam gerak tari dan lagu dengan iringan musik secara “Live” dari para musisi luar biasa.

Tampil di awal acara, tari-tarian lawas hasil kreasi pimpinan Lembaga Studi Tari Patria, Yose Rizal Firdaus, Sang Maestro Tarian Melayu sejak 1981, lalu dilanjutkan tari-tarian lainnya hasil koregrapher para alumni yang hampir sebagian besar kini juga memiliki lembaga dan sanggar tari. Dan semua pengunjung yang hadir larut dalam kemeriahan dan keseruan acara yang digelar dengan tata lampu yang sangat memukau meski sederhana.

Acara berlangsung tertib dan penuh kesan selama hampir 3 jam dengan tema: “Merajut Silaturahmi Untuk Mengangkat Batang Terendam Yang Berbudaya, Beradat, Beradab dan Beragama Dalam Kebhinekaan. Dan Irvan atau biasa disapa Angah, ketua panitia acara, menyampaikan acara Milad ke-34 Lembaga Studi Tari Patria bukan hanya menjadi ajang silaturahmi tetapi juga ajang temu kangen dan reunian seluruh alumni Lembaga Studi Tari Patria.

“Berterima kasih atas acara Milad ke-43 tahun Lembaga Studi Tari Patria yang mendapat dukungan banyak pihak, khususnya dari para alumni sehingga acara ini tidak saja sebagai ajang silaturahmi tetapi juga ajang reunian sesama alumni yang kini memiliki karir masing-masing tapi tidak melupakan seni tari yang telah mendarah daging, dan semuanya dipersiapkan dipersembahkan untuk ayahanda Yose Rizal Firdaus” jelas Irvan, alumni sekaligus pimpinan Sanggar Tari Nusindo Entertainment.

Sang Maestro Tari Melayu sekaligus Pimpinan Lembaga Studi Tari Patria, Yose Rizal Firdaus (73 tahun) hadir meski dalam kondisi kurang sehat diantara para penonton. Ada rasa haru dan semangat serta rasa bahagia dari seorang Yose Rizal Firdaus ketika didaulat naik ke atas panggung bersama seluruh panitia dan pengisi acara.

“Berada diantara para alumni yang sebagian besar kini juga mengikuti jejak dan langkahnya meneruskan seni dan budaya khususnya di bidang seni tari dengan membuka lembaga dan sanggar tari juga menjadi kebanggaan dan keharuan tersendiri, sungguh suatu rasa syukur yang tiada taranya,” Yose Rizal berujar.

Usaha regenerasi oleh Yose Rizal Firdaus yang lahir di Padang Pidie, Aceh itu kini membuahkan hasil, agar seni tari terus berkelanjutan. Terbukti kini telah memiliki banyak penerus dan juga membuka sanggar tari yang diharapkan dapat melestarikan tari-tarian tradisional daerah asal Sumatera Utara khususnya tari Melayu.

Kondisi kurang sehat tak menghalangi Yose Rizal Firdaus untuk tetap menyaksikan aksi para penari yang membawakan tari-tarian hasil kreasinya. dari yang muda sekali hingga seusianya menari dengan gemulai dan penuh pesona sampai acara selesai.

Dan bagi seorang Yan Djuna, Kepala Bidang Promosi Asosiasi Seniman Tari Indonesia (ASETI) DPD Sumatera Utara, pelaku dan penggiat pariwisata dan juga UMKM, pagelaran ini dianggap seperti mimpi yang menjadi kenyataan sebab dapat menyaksikan secara langsung, khususnya tarian Melayu yang sangat indah syarat nilai dan khasanah.

“Saya hadir mewakili ASETI DPD Sumut, dan sungguh ini sangat senang dan bangga dengan pagelaran tari yang digelar, khusus nya tarian Melayu yang diciptakan ayahanda Yose Rizal Firdaus, selamat ulang tahun buat Lembaga Studi Tari Patria, berjaya terus untuk menghasilkan generasi penerus tradisi, budaya dan tarian Nusantara, andai ini dijadikan pertunjukan rutin dan jadi daya tarik pariwisata Kota Medan, dengan dukungan Walikota Medan dan jajarannya serta pihak swasta lainnya pastinya, tapi ini sebuah harapan tentu saja,” terang Yan Djuna.

Milad ke-43 tahun Lembaga Studi Tari Patria dapat terlaksana karena mendapatkan dukungan penuh dari sanggar-sanggar tari para alumni. Mereka adalah Keluarga Besar Lestari Patria, LK Bunga Tanjung, Sumatera Ethnic, Nusindo Entertainment, Nusa Indah Entertainment, MCDC Indonesia, LS. Cahaya Permata, Elcis Productions, Nusantara Jaya, Citra Senindo, Pusaka Serumpun, LPS Semenda, LK. Tamora 88, Cipta Pesona dan Astakona.

(Nm)


Redaksi Natamagazine.co For review your business, invitation and advertising, please do not hesitate to contact: +628126466637.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Overlanding Indonesia Sumatera Utara Hadir Perdana di 1000 Tenda Kaldera Toba Festival 2022

Natamagazine.co – Akhirnya 1000 Tenda Kaldera Toba Festival 2022 kembali digelar setelah sempat tak terselenggara ...

Translate »