Berburu Kue Rasidah di Bulan Ramadhan, Makanan Khas Melayu Deli Yang Langka

Natamagazine.co – Bulan Ramadhan bulan suci yang ditunggu umat Islam yang beriman di seluruh dunia. Bulan Ramadhan sangat istimewa dibandingkan dengan sebelas bulan lainnya, karena pada bulan Ramadhan semua amal perbuatan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah Subhana Wa Ta’ala. Bulan Ramadhan juga dijadikan kesempatan memohon ampunan atas banyaknya dosa dan khilaf sebagai manusia.

Selama bulan Ramadhan semua umat Islam yang beriman, baligh, dan berakal juga menjalankan kewajiban rukun Islam ketiga yaitu berpuasa Ramadhan selama sebulan penuh. Kesempatan puasa ini pula kala berbuka puasa tidak disia-siakan umat Islam juga umat beragama lainnya untuk berjualan serta mencari takjil menu berbuka puasa.

Selama bulan puasa, para penjual menjadikan bulan puasa untuk memperoleh rejeki dengan berjualan menu berbuka puasa. Aneka jenis makanan dan minuman dijual, dari jenis kue-kue yang umum didapat hingga yang saat ini langka ditemukan dan hanya ada di setiap bulan puasa, salah satunya adalah rasidah, makanan khas Melayu Deli yang kini sangat sulit ditemui. Rasidah adalah makanan khas Melayu Deli selain bubur pedas yang fenomenal karena cita rasa rempah buburnya. Orang-orang lebih mudah menemukan risol atau kue lapis ketimbang kue rasidah.

Bagi masyarakat luas termasuk di kota Medan sendiri, nama kue rasidah mungkin terdengar asing. Namun bagi masyarakat Melayu Deli, kue rasidah sudah menjadi salah satu makanan yang begitu digemari. Kue rasidah bukanlah kue khas Melayu yang mudah ditemui di pasaran. Karena kue rasidah biasanya hanya ada pada saat acara tertentu yang dilakukan masyarakat Melayu Deli. Itu mengapa disebut makanan langka. Tapi bulan Ramadhan, adalah kesempatan berburu kue rasidah.

Konon katanya kue rasidah merupakan makanan favorit para raja atau sultan Melayu terdahulu dan makanan wajib dalam setiap acara atau pertemuan kerajaan. Tidak tahu percis sejarah mulai sejak kapan kue rasidah ada. Kue rasidah sendiri bercita rasa manis, teksturnya kenyal dan legit cenderung lengket, dan memiliki aroma yang harum karena mendapat taburan bawang goreng di atasnya.

Dan bulan Ramadhan adalah kesempatan berburu kue rasidah, di lokasi yang menjual kue rasidah adalah di daerah Amaliun dekat Masjid Raya Al-Mashun, masjid kebanggaan Sultan dan umat Islam di Kota Medan.

Di kalangan masyarakat Melayu Deli sendiri, kue rasidah hanya dihidangkan pada saat momen tertentu, biasanya pada saat kenduri perkawinan, kenduri khitan, atau bahkan tak jarang juga dijadikan sebagai menu hidangan di Hari Raya. Bila sulit dijumpai, tapi penasaran ingin mencobanya, berikut ini ada resep kue rasidah yang bersumber dari sumut.indozone.id dan silahkan dicoba.

Bahan-bahan:
500 gram tepung terigu
500 ml air matang
2 sdm butter
5 sdm minyak samin, atau minyak goreng
5 sdm gula pasir
1/2 sdt garam

Bahan pelengkap
3 siung bawang merah, diiris tipis

Cara membuat:
Siapkan wajan dan panaskan. Masukkan semua bahan, kecuali bahan pelengkap. Masak dengan api kecil.
Aduk adonan hingga berubah tekstur menjadi kental dan sedikit berkilat.
Aduk hingga adonan matang, dan angkat, pindah ke wadah lain.
Siapkan wajan, panaskan minyak samin atau minyak goreng. Goreng bawang hingga kekuningan, angkat dan ditiriskan.
Minyak bekas menggoreng bawang, masukkan ke dalam adonan kue rasidah, aduk hingga rata dan adonan kalis.
Setelah itu, bentuk adonan sesuai selera. Tambahkan bawang goreng di atasnya.
Kue rasidah sudah siap untuk dihidangkan.

Bagaimana, tidak terlalu sulit bukan? Semoga hasilnya seperti yang diharapkan. Bentuk kue rasidah bisa beranekaragam tergantung keinginan dan seni hidang yang dimiliki. Ini merupakan salah satu upaya melestarikan makanan asli nenek moyang yang turun menurun yang harus terus lestari. Selamat mencoba.

(Nm)


Redaksi Natamagazine.co For review your business, invitation and advertising, please do not hesitate to contact: +628126466637.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

10 Tari Tradisional Indonesia Paling Populer di Dunia Internasional

Natamagazine.co – Hari Tari Sedunia diperingati setiap tanggal 29 April. Semua negara-negara di dunia memiliki ...

Translate »